Lensa Berita Terkini - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan akan dilakukan penertiban lanjutan di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakut. Anies ingin faktor transisi menjadi pertimbangan.
"Saya ingin supaya kebijakan pembangunan apalagi di bulan bulan terakhir ini, itu mempertimbangkan faktor-faktor potensi transisi," tutur Anies kepada wartawan di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (02/05/2017).
Tapi Anies juga mau mempelajari kebijakan terkait Kampung Akuarium. "Namun nanti ini semua kita pelajari lagi lebih jelasnya," sebut Anies.
Ahok sebelumnya menyatakan telah meminta Walikota Jakarta Utara dan Satpol PP untuk melakukan penertiban di Kampung Akuarium. Rencananya penertiban mau dilakukan pekan depan.
"Aku telah meminta Wali Kota tertibkan, termasuk Satpol PP," kata Ahok ketika ditanya tentang langkah yang dipilih supaya Kampung Akuarium tidak kembali diduduki warga, Selasa (02/05/2017).
Dalam beberapa kampanyenya, Anies selalu menggaungkan penggusuran merupakan simbol ketidakadilan bagi warga. Pada masa kampanyenya 11 April kemarin, Anies telah sempat berkunjung langsung ke Kampung Akuarium.
"Ini adalah salah satu tanda bagaimana ketidakadilan itu terjadi, jadi kita tegas bahwa yang dilakukan di Jakarta itu bukanlah menggusur, apalagi seperti ini, satu tahun terbengkalai, warga tidak ada cara penyelesaian, saya rasa sudah cukup," sebut Anies di Kampung Akuarium, Jln Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa 11 April lalu.
Anies mengungkapkan, jika bertugas nanti, dia tidak mau mengulangi penggusuran. "Ketika kami bertugas nanti, kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi dan tidak akan terjadi lagi. Kita selalu berdekatan dengan warga dengan musyawarah," kata Anies saat itu.
"Semuanya diajak berbicara dan rencana yang ada, dibicarakan dengan warga, dan kita mencari solusi untuk semuanya yang baik, jadi bukan dari pemerintah saja," tandas Anies. (Lensa Berita Terkini)