Indonesia Bermain Gemilang Menahan Vietnam dengan 10 Pemain

Indonesia Bermain Gemilang Menahan Vietnam dengan 10 Pemain

Lensa Berita Terkini - Indonesia harus bermain dengan 10 pemain melawan Vietnam di laga keempat SEA Games 2017. Terus ditekan, skuad besutan Luis Milla bisa memaksa laga imbang 0-0.

Bermain di Stadion Selayang, Malaysia, Selasa (22/08/2017) malam WIB, Indonesia terus ditekan Vietnam sepanjang pertandingan. Tapi, aksi gemilang Satria Tama di bawah mistar gawang berhasil membuat serangan tim berjulukan bintang emas menjadi buntu.

Di babak kedua Indonesia mengalami nasib sial. Pada menit ke-64 Hanif Sjahbandi harus diusir keluar lapangan usai mendapatkan kartu kuning kedua. Di waktu yang bersamaan, Satria Tama juga harus keluar karena mengalami cedera.

Kurniawan Kartika Ajie, yang belum sehat betul pasca laga melawan Timor Leste tampil gemilang. Dia berhasil mementahkan peluang emas Vietnam di penghujung laga dan memaksa skor imbang 0-0.

Dengan hasil imbang tersebut, Indonesia bercokol di posisi ketiga dengan 8 poin. Sedangkan Vietnam tetap berada di posisi pertama dengan 10 poin, unggul selisih gol dari Thailand yang juga meraih 10 poin.

Vietnam langsung mengambil inisiatif serangan di awal-awal pertandingan dengan melancarkan gempuran ke sisi kiri pertahanan Indonesia. Kesempatan pertama dari tim berjulukan Bintang Emas datang pada menit ke-3.

Vietnama terus menekan Indonesia sampai menit ke-14. Mereka pun kembali menciptakan kesempatan lewat tendangan mendatar Phong Hong Duy dari luar kotak penalti. Tapi, tendangan dari pemain bernomor punggung 12 itu masih sedikit melebar di sisi kiri gawang Indonesia.

Kesempatan emas didapat Indonesia di menit ke-30. Yabes Roni, yang menyisir bola dari sisi kanan mengirim umpan pendek ke Ezra Walian yang kemudian dilanjutkan ke Septian David Maulan. Pemain nomor punggung 29 itu juga melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi bola hasil tendangannya masih bisa ditepis Phi Minh Long.

Lima menit sebelum pertandinga berakhir, Vietnam berulang kali mengancam pertahanan Indonesia dengan melepaskan umpan-umpan panjang ke kotak penalti. Tapi, berulang kali upaya dari tim besutan Nguyen Huu Thang bisa dikandaskan pemain Indonesia.

Di masa injury time menit pertama, Vietnam memperoleh kesempayan emas. Tuan Tai yang lolos dari posisi offside berhasil melepaskan tembakan persis di depan Kartika Ajie. Namun, bola hasil tendangan sang pemain masih bisa dimentahkan kiper Indonesia. Hingga laga berakhir 0-0 tidak berubah. (Lensa Berita Terkini)

Menteri Pertahanan Jelaskan Pentingnya Pancasila Untuk Hadapi Serangan Ideologi

Menteri Pertahanan Jelaskan Pentingnya Pancasila Untuk Hadapi Serangan Ideologi

Lensa Berita Terkini - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengungkapkan pentingnya dalam memperkuat identitas bangsa untuk menghadapi globalisasi dan modernisasi. Salah satu caranya lewat penguatan kesadaran bela negara dan penanaman nilai-nilai Pancasila.

Hal tersebut disampaikan Ryamizard ketika menyampaikan kuliah umum soal bela negara di Universitas Trunojoyo, Madura, Jawa Timur. Di hadapan mahasiswa dan para dosen, Ryamizard mengutarakan kesadaran bela negara penting untuk memperkuat jati diri bangsa dan persatuan. 

"Sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Khususnya bagi bangsa Indonesia yang merdeka dan berdaulat dan telah bertekad untuk membela, mempertahankan, dan menegakkan kemerdekaan, serta kedaulatan negara dan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," sebut Ryamizard, dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/08/2017).

Dia menerangkan, di era globalisasi, Indonesia menghadapi berbagai ancaman baik fisik dan non-fisik. Ancaman non-fisik disebutnya lebih besar dan mengancam ideologi negara yaitu Pancasila. Hal itu bisa berpengaruh pada keutuhan dan ketahanan nasional. 

"Ancaman dan tantangan itu berupa serangan ideologis dengan kekuatan soft power yang berupaya untuk merusak mindset dan jati diri bangsa Indonesia lewat pengaruh kehidupan ideologi asing yang beraliran materialisme. Idelogi berbasis Materialisme yang saya identifikasi berpotensi mengancam keutuhan Ideologi Pancasila di sini yakni ideologi liberalisme, komunisme, sosialisme dan radikalime agama," terangnya. 

Dalam menghadapi serangan ideologis tersebut, Ryamizard mengatakan pentingnya implementasi nilai Pancasila melalui program kesadaran bela negara. 

"Ideologi Pancasila ini merupakan satu-satunya Ideologi dunia yang berbasiskan Filsafat Idealisme. Nilai yang terkandung dalam Ideologi Idealisme tidak akan pernah berubah sejak dulu sekarang dan yang akan datang. Konsep idealisme Pancasila Inilah yang paling ampuh di dalam mencegah masuknya pengaruh-pengaruh ideologi materialisme," ujar Ryamizard.

Menutup kuliah umum, Ryamizard berpesan kepada para mahasiswa untuk menerapkan nilai Pancasila dalam setiap tindakannya. 

"Sebagai mahasiwa yang nantinya dibentuk untuk menjadi manusia Indonesia yang berpikir rasional dan intuitif, Kalian mesti mampu memilih dan memilah mana yang harus diterima dan mana yang mesti ditolak. Jadikan Pancasila dan kesadaran bela negara sebagai standar dan landasan karakter dalam mengambil suatu sikap dan keputusan," tutupnya. (Lensa Berita Terkini)

Kepolisian Masih Teliti Hasil Pemeriksaan Habib Rizieq

Kepolisian Masih Teliti Hasil Pemeriksaan Habib Rizieq

Lensa Berita Terkini - Polda Metro Jaya sudah melakukan pemeriksaan terhadap imam besar FPI Habib Rizieq Syihab terkait kasus dugaan percakapan berkonten pornografi di situs baladacintarizieq. Saat ini kepolisian masih meneliti hasil pemeriksaan Rizieq itu.

"Saya belum, kalau maksimal atau tidak, nanti jaksa yang menilai. Kalau jaksa anggap maksimal ya masuk, jika kurang ya nanti jaksa yang nilai apa kekurangannya. Saat ini masih diteliti penyelidik," sebut Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan kepada tribunnews, Minggu (19/08/2017).

Adi menyebutkan, hasil keterangan Habib Rizieq ini masih diteliti untuk dicek silang dengan keterangan yang disampaikan Firza Husein. "Nanti kami teliti lagi," tambahnya.

Terkait pemeriksaan Habib di Arab Saudi, Adi tidak mau berkomentar lebih jauh. Hanya saja, Adi memastikan pemeriksaan tersebut berhubungan dengan kasus dugaan percakapan berkonten pornografi di situs baladcintarizieq. "Kalau materi pemeriksaan kan tidak boleh disampaikan," ujarnya.

Penyelidik sendiri mengajukan beberapa pertanyaan kepada Rizieq. Adi menilai, Habib cukup kooperatif saat dicecar pertanyaan oleh penyelidik. "Artinya tidak kosong-kosong begitu lah pemeriksaannya," sebutnya.

Meski pemeriksaan dilakukan di Arab Saudi, Adi mengaku kalau hal itu tidak menjadi beban bagi pihak kepolisian. Pihaknya menghormati Habib yang akan fokus beribadah haji di tanah suci. 

"Keberadaan beliau di Arab Saudi, dari informasi yang kita terima sedang melaksanakan ibadah haji. Pastinya ada hal yang utama yang dilakukan Habib Rizieq di Arab Saudi, sehingga kita sangat menjaga jangan sampai seakan-akan kepolisian menghalang-halangi beliau melakukan ibadah. Hal sensitif seperti itu tentunya mesti dijaga," tambahnya.

Adi percaya Habib akan kembali ke tanah air, sehingga jika sewaktu-waktu diperlukan kembali untuk diambil keterangan, penyelidik tidak perlu jauh-jauh mendatanginya.

"Saya percaya beliau punya kerinduan besar pulang ke Indonesia," tutupnya. (Lensa Berita Terkini)

Alasan PKS Usung Deddy Mizwar dan Syaikhu di Pilgub Jabar

Alasan PKS Usung Deddy Mizwar dan Syaikhu di Pilgub Jabar

Lensa Berita Terkini - PKS dan Partai Gerindra resmi mengusung Deddy Mizwar bersama Ahmad Syaikhu untuk maju bertarung di pilihan gubernur Jabar 2018. Sebelumnya, beberapa nama muncul menjadi kandidat kuat untuk diusung PKS, namun urung. Apa alasan PKS?

Wasekjen PKS Mardani Ali Sera mengutarakan nama Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Jabar, Agung Suryamal, sempat muncul untuk diduetkan dengan Syaikhu yang merupakan kader PKS. Meskipun demikian, PKS mempunyai alasan mengapa akhirnya kukuh memajukan duet Deddy Mizwar-Syaikhu.

"Bagaimanapun, kadin ini mempunyai peluang besar lantaran sekarang problem utama kita di ekonomi. Orang yang miliki kapasitas ekonomi, dipertimbangkan. Tapi sementara tetap kita masih berpikir yang terkuat sekarang Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu," ujar Mardani saat ditemui di Warung Daun, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/08/2017).

Mardani menjelaskan Deddy Mizwar memiliki kapasitas untuk memimpin Jawa Barat. Selain itu, Deddy dianggap mempunyai karakter yang sangat pas dengan masyarakat Jawa Barat. Tingkat keterpilihan Deddy pun menurut Mardani cukup bagus sehingga pantas untuk diusung PKS.

"Lima tahun kami berinteraksi dengan Pak Deddy, kapasitasnya mantap, integritasnya bagus, mau belajarnya juga bagus. Dan yang paling utama, pemimpin utama di Jawa Barat dengan karakter budaya yang kuat, Deddy Mizwar cocok."

"Apalagi, tentu kita memilih bukan cuma orang yang memiliki kapasitas. Elektabilitas dan popularitasnya juga. Deddy Mizwar termasuk dalam tiga kategori itu," terangnya. (Lensa Berita Terkini)
 
Belajar Judi Berita Artis Terkini Kabar Terkini Jadwal Bola Hari ini Jadwal Bola Hari ini TVN24 Online Mydetikcom Semangat NKRI Sindo Daily News Kompasindo News Analisa Berita Analisa Terkini Jendela Berita Online Post Ibukota Harian Radar Post sabung ayam pw Agen sbobet penipu poker texas boya situs resmi sbobet sbobet link sbobet asia mobile sbobet casino login maxbet login situs judi online situs poker terpercaya Sbobet Online Login Wap Sbobet Mobile Daftar Sbobet Mobile Indobet