Alasan Pangeran George Tak Boleh Ada Sahabat di Sekolah

Alasan Pangeran George Tak Boleh Ada Sahabat di Sekolah

Lensa Berita Terkini - Segala sesuatu tentang Pangeran George selalu membuat publik gemas. Tidak terkecuali saat anak Pangeran William dan Kate Middleton tersebut mulai masuk TK. Sebelumnya diketahui jika si sulung akan memakai nama belakang Cambridge di sekolahnya. Kini ada fakta menarik lainnya yang patut Anda ketahui bahwa George tidak dibolehkan memiliki sahabat.

Tapi jangan dulu salah sangka. Pangeran George tidak boleh memiliki sahabat bukan karena dirinya adalah anak bangsawan. Ternyata itu adalah aturan di sekolahnya Thomas's London Day School. Di sana, para murid memang tidak disarankan untuk memiliki sahabat.

Hal itu diungkapkan seorang wanita bernama Jane Moore yang menetap di kawasan sekolah itu. Dalam talkshow Loose Women, dia mengaku mempunyai banyak tetangga yang anaknya bersekolah di sana. Mereka juga mengatakan bahwa para murid diajak untuk baik kepada semua teman. Tapi tidak untuk memilih teman favorit atau sahabat sehingga tidak ada yang akan merasa tersisihkan.

"Ada tanda di mana-mana yang berbunyi 'Berbaikhatilah' itu adalah etos sekolah. Mereka tidak disarankan untuk mempunyai sahabat," tutur Jane.

Selain tidak boleh mempunyai sahabat yang terlalu dekat, sekolah ini juga memiliki peraturan lain yang bermaksud agar anak tidak merasa terasingkan. Yakni jika murid yang berulangtahun, orangtua diminta mengundang semua teman sekelas atau tidak sama sekali. Semua peraturan itu juga berlaku untuk Pangeran George sekalipun dia adalah seorang pewaris tahta Kerajaan Inggris.

"Tujuan kami untuk George juga untuk semua murid yaitu untuk menyediakan lingkungan yang aman dan bahagia di mana dia merasa didukung oleh lingkungan yang baik dan penyayang. Itulah yang kami coba raih untuknya. Tidak ada perlakuan spesial untuknya," ujar Ben Thomas selaku kepala sekolah. (Lensa Berita Terkini)

Lukaku Diprediksi Bakal Sulit Mengejar Rekor Gol Rooney

Lukaku Diprediksi Bakal Sulit Mengejar Rekor Gol Rooney

Lensa Berita Terkini - Romelu Lukaku memiliki semua atribut untuk menjadi pencetak gol ulung di Red Devils. Tapi dia diprediksi tidak akan bisa menyamai gol Wayne Rooney.

Enam gol dari enam laga adalah bukti kalau Lukaku akan menjadi salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Red Devils. Sejak dibeli mahal dari Everton di musim panas lalu, dia tidak butuh waktu lama untuk menyatu dengan rekan-rekannya dan menyumbang gol demi gol.

Namun begitu, Lukaku diprediksi akan kesulitan menyamai rekor gol Rooney untuk Manchester United. Selama memperkuat MU sepanjang 13 tahun, Rooney membukukan 253 gol.

Mengejar jumlah gol tersebut akan sulit lantaran kondisi Premier League kini telah berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Demikian analisa Jose Mourinho.

"Saya berpikir Wayne menghabiskan sekitar 10 tahun kariernya pada jaman Premier League yang berbeda dibanding sekarang," ujar Mourinho di Skysports.

"Jaman Premier League di mana mencetak gol lebih mudah. Bukan hanya karena perbedaan antara tim papan atas dan tim lainnya, tapi juga karena profil dan interpretasi taktik terhadap kompetisi ini. Saya pikir Premier League saat ini mempunyai kecenderungan bermain defensif, dan lebih sulit " sambungnya.

Di akhir pekan ini Wayne Rooney akan kembali ke Old Trafford sebagai lawan. The Red Devils akan berhadapan dengan Everton, Minggu (17/9/2017) malam jam 22.00 WIB. (Lensa Berita Terkini)

Pak Jokowi Berpesan Hati-hati Kelola Uang Rakyat Terkait OTT Ketua DPRD Banjarmasin

Pak Jokowi Berpesan Hati-hati Kelola Uang Rakyat Terkait OTT Ketua DPRD Banjarmasin

Lensa Berita Terkini - Operasi Tangkap Tangan (OTT) Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali menambah panjang daftar pejabat yang diciduk KPK. Presiden Jokowi berpesan supaya seluruh pejabat berhati-hati mengelola keuangan negara.

"Hati-hati untuk mengelola keuangannya, baik APBD, APBN, itu adalah uangnya rakyat. Hati-hati," ujar Jokowi ketika meninjau Pasar Baru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (15/09/2017).

Selain itu, Jokowi berpesan supaya pejabat tidak menerima gratifikasi. "Yang kedua juga yang berhubungan dengan gratifikasi, hati-hati. Semuanya hati-hati," ujarnya.

Iwan diamankan KPK bersama empat orang lainnya pada Kamis 14 September 2017 menjelang tengah malam. Selain Iwan, ada pejabat BUMD dan pihak swasta yang juga ditangkap. Mereka dibekuk diduga terkait kasus proses pembahasan peraturan daerah setempat.

KPK juga menyita sejumlah uang tetapi belum disebutkan berapa jumlahnya. Saat ini kelimanya masih berada di Polda Kalimantan Selatan untuk menjalani pemeriksaan awal. Mereka akan secepatnya diterbangkan ke Jakarta hari ini. 

KPK mempunyai waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum kelimanya. Ruang kerja Iwan juga sudah disegel KPK.

Penggerebekan Iwan ini berselang satu hari usai penangkapan Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain di rumah dinasnya di Batubara, Sumatera Utara (Sumut) pada 13 September 2017.

Arya diduga menerima komisi dengan total commitment fee Rp 4,4 miliar dari berbagai pihak berhubungan dengan pengurusan berbagai proyek infrastruktur di wilayahnya. Arya juga sudah ditetapkan menjadi tersangka bersama 4 orang lainnya. (Lensa Berita Terkini)

KPK Panggil Pegawai Kemenhub Terkait Kasus Suap Dirjen Hubla

KPK Panggil Pegawai Kemenhub Terkait Kasus Suap Dirjen Hubla

Lensa Berita Terkini - Penyelidik KPK memanggil dua saksi untuk kasus suap Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) nonaktif Antonius Tonny Budiono. Salah satu saksi yakni pegawai dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Saksi dari Kemenhub itu yaitu Kasubdit Pengerukan dan Reklamasi Ditjen Hubla, Wisnoe Wihandani. Sementara, saksi lainnya adalah bagian administrasi PT Adhi Guna Keruktama Asep Alfan.

"Benar, kedua saksi dipanggil untuk tersangka Komisaris PT Adhi Guna Keruktama, Adiputra Kurniawan," tutur Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (14/09/2017).

Kasus tersebut berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Tonny. Dia pun sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Selain itu, seorang tersangka sebagai pemberi suap adalah Adiputra. Suap itu diduga untuk urusan perizinan dan pengerukan di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Jumlah uang yang disebut KPK sebagai suap adalah Rp 20,47 miliar. Duit tersebut disita KPK dari 33 tas yang berisi uang tunai Rp 18,9 miliar. Sisa duit lainnya, yaitu Rp 1,174 miliar, berada dalam ATM yang disiapkan untuk membayar 'setoran' kepada Tonny. 

Akibat perbuatannya, Adiputra dijerat melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor. Sementara Tonny dijerat melanggar Pasal 12 huruf a dan b atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang Tipikor. (Lensa Berita Terkini)
 
Belajar Judi Berita Artis Terkini Kabar Terkini Jadwal Bola Hari ini Jadwal Bola Hari ini TVN24 Online Mydetikcom Semangat NKRI Sindo Daily News Kompasindo News Analisa Berita Analisa Terkini Jendela Berita Online Post Ibukota Harian Radar Post sabung ayam pw Agen sbobet penipu poker texas boya situs resmi sbobet sbobet link sbobet asia mobile sbobet casino login maxbet login situs judi online situs poker terpercaya Sbobet Online Login Wap Sbobet Mobile Daftar Sbobet Mobile Indobet